3 Strategi Trading Saham yang harus Anda Tau

3 Strategi Trading Saham yang harus Anda Tau

by Ibnu Assegaff

Dibalik setiap bisnis yang sukses pasti memiliki strategi Khusus yang memiliki strategi khusus yang menunjang kesuksesan bisnisnya. Seperti halnya bisnis Rumah Makan, Bisnis Rumah makan yang sukses seperti KFC, McD dan lain lain, pastilah memiliki strategi yang luar biasa yang menjadikan mereka Sukses dalam berbisnis Restoran. dalam Bisnis Restoran ada banyak strategi yang digunakan seperti: Strategi Resep, Packaging, Marketing, dan sebagainya. Lalu Bagaimana dalam Trading Saham apakah kita memiliki strategi khusus atau hanya sekedar ikut-ikutan Orang ngomong? dalam kesempatan ini Gosaham.com akan membahas 3 Strategi Trading Saham yang harus Anda Tau

1. Strategi Scalping

scalping

Strategi Scalping adalaah Teknik Trading yang paling populer dikalangan Investor Ritel. Scalping adalah Trading Jangka Pendek dengan Time Frame harian hingga mingguan. Trader yang melakukan scalping umumnya menggunakan Analisis Teknikal dengan hanya membidik keuntungan 5% lalu di jual.

Cara Menggunakan Strategi ini:

  • Pastikan Memilih Emiten Blue Chip (LQ 45) karena fluktuasi bisa terkontrol
  • Gunakan Maksimum 15% dari Modal Anda dalam 1 Emiten
  • Selalu Gunakan cut loss dengan rasio umum 3% dari nilai Entry
  • Jangan Entry Ketika Harga pada Posisi di atas, akan tetapi entry ketika posisi harga middle Low

 

2. Strategi Swing Trader

updowntrend

Swing Trader adalah teknik yang digunakan trader pada posisi Trend Sideways. Biasanya Swing Trader memiliki Time Frame dari Beberapa Minggu hingga beberapa bulan. Strategi Swing Trader pada umumnya tidak menggunakan Cut Loss akan tetapi menggunakan strategi average Down. Keuntungan yang dibidik adalah 15%-30%.

Berikut Cara Menggukanan Stategi ini:

  • Pastikan Anda Memilih Emiten yang Sehat, Jangan memilih Emiten Nggak Jelas
  • Gunakan Maksimum 25% dari Modal dalam 1 Emiten (Modal 100jt Entry Max 25jt/ Emiten) dan dibagi dalam 4 Steps:
    • Masuk Step I (contoh harga Rp. 1000)  Anda Masuk 25 Lot -> Rp. 2,5jt
    • Masuk Step II (Rp. 800)  masuk 50lot –> Rp. 4jt
    • Masuk Step III (Rp. 600) masuk 100lot –> Rp. 6jt
    • Masuk Steps IV (Rp 400) masuk 200lot –> Rp. 8jt
  • Angka diatas bisa Anda Formulasikan sendiri sesuai kebutuhan Anda
  • Kelebihan Menggunakan Strategi ini adalah anda sudah mengukur & siap jika Emiten yang Anda pilih terdiskon hingga 60%

 

3. Stategi Rally

images

Strategi Rally adalah Trend Hunter, Strategi ini menggunakan Konsep Buy Low ~ Sell High. Orang yanng menggunakan straegi Rally adalah mereka yang sabar menunggu emiten hingga benar- benar terdiskon barulah Entry. Seorang Rally Trader jarang mengambil Posisi mereka menganlisis secara Jangka Panjang dengan candle weekly & Monthly.  Rally Trader mengambil Profit mulai 30% hingga lebih dari 100% berikut cara menggunakan Strategi Rally:

  • Entry di bulan Agustus – November (disaat IHSG benar – benar terdiskon)
  • Analisis menggunakan candle monthly & pastikan harga pada posisi Low Year to Date, lebih baik lagi Posisi Area Low dalam 5 tahun terakhir
  • Ketika sudah memilih Emiten, Lakukan Entry dengan metode Dollar Cost Averaging dengan maksimum 20% dari total modal Anda
  • Sell maksimum On May, setelah bulan Mei umumnya banyak Emiten Rontok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *